google-site-verification: google9d5f50c48f0cc0df.html Desaku

Selengkapnya Tentang Kami

Desa cantik nan indah diatas bukit pesisir laut utara

Desa kami terletak pada bagian utara kota lamongan, tepatnya dikecamatan Paciran atau kurang lebih dapat ditempuh 1 jam perjalanan dari pusat kota lamongan

tempat

Selain itu didesa kami juga terdapat sebuah situs bersejarah peninggalan kuno, yakni Makam Sunan Sendang. makam tersebut terletak disebelah masjid yang berada diatas sebuah bukit

Maps

Dan jika anda ingin mengetahui balai pusat dari pemerintahan desa ini ada pada lokasi berikut

Maps

SEPUTAR KAMI

Desa Wisata Sendangduwur

sholawat
Pasar Minggu Legi

Pasar yang menjual berbagai macam kuliner dan aksesoris tradisional

olahraga
Pelatihan Batik

Pelatihan membatik oleh paguyuban Batik Sinande

olahraga
Makam Sunan Sendang

Wisata religi makam sunan sendang

Tentang

Sekilas Cerita Tentang kami

masjid

Desa Sendangduwur ini merupakan salah satu Desa yang terletak di Sebelah Selatan Wilayah Kecamatan Paciran serta memiliki Luas Wilayah + 22,5 Ha/m2 dengan jumlah penduduk sampai bulan februari 2013 tercatat sebanyak 1.913 Jiwa, yang terdiri dari 965 Jiwa penduduk laki-laki dan 948 Jiwa adalah penduduk perempuan. Batas-batas Wilayah Desa Sendangduwur adalah sebelah utara, selatan, timur dan barat dikelilingi oleh sebuah desa, yakni desa Sendangagung Kecamatan Paciran. Sejarah Desa Sendangduwur ini tidak lepas oleh peran penting seorang tokoh yang berpengaruh pada desa ini yakni Raden Noer Rachmat atau lebih dikenal dengan nama Sunan Sendang. Dari tokoh inilah awal mula muncul situssitus kepurbakalaan khususnya Islam pada desa Sendangduwur ini. Sunan Sendang adalah seorang tokoh penyebar agama Islam pada Desa Sendangduwur yang menjadi salah satu tokoh penyebar agama Islam yakni Raden Noer Rochmat putra dari Raden Abdul Qohar dari Sedayu Lawas Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, dan masih cucu dari Syekh Abu Yazid Al-Bagdadi yang juga seorang ulama terkenal yang berasal dari Mesir.

Kontak Kami

Bagikan sedikit ceritamu pada kami